Search This Blog

Thursday, July 28, 2011

pemerkosa

Sebuah group pemerkosa di penjara pernah di-interview mengenai apa
yang mereka lihat/cari didalam mencari targetnya dan berikut adalah
beberapa hal dan fakta menarik:

Hal pertama yang dilihat oleh mereka dalam mencari target adalah
rambut. Mereka hampir biasanya mencari wanita dengan ponytail,
sanggul, kepang atau model lainnya yang mudah di 'jambak'. Mereka
juga lebih suka mencari wanita dengan rambut panjang. Wanita dengan
rambut pendek sangat jarang menjadi target mereka.

Hal kedua, mereka melihat pakaian yang dikenakan target. Mereka akan
mencari wanita yang menggunakan pakaian mudah dilucuti dengan cepat.
Banyak dari mereka yang membawa gunting untuk hal ini.
Mereka juga mencari wanita yang sedang berponsel atau yang sedang
mencari sesuatu pada dompetnya atau yang sedang melakukan aktifitas
lain sambil berjalan karena biasanya pada saat itu mereka
sedang tidak siap/siaga dan mudah dilumpuhkan.

Waktu yang sering dicari oleh para pemerkosa untuk melakukan
penyerangan dan memperkosa seorang wanita biasanya pada saat pagi
buta, sekitar pukul 5 s/d 8:30. dan malam hari. Tempat pertama yang
biasanya sering dicari adalah trotoar, jalan tempat kaki
lima dan kedua adalah tempat parkir kantor atau gedung.
Ketiga adalah toilet umum.

Hal yang dilakukan oleh para pemerkosa ini adalah mereka mencari dan
menggiring wanita target tersebut secepat mungkin ke tempat lain yang
aman dimana mereka tidak takut tertangkap. Hanya 2% yang mengatakan
mereka membawa senjata karena resiko pemerkosa tanpa senjata hanya 3-
5 tahun sedangkan dengan senjata bisa mencapai 15-20 tahun penjara.
Jika anda melawan dengan gigih, mereka cenderung kecil hati karena
hanya dalam waktu 1 s/d 2 menit, mereka akan sadar bahwa mengejar
kamu tidak layak karena akan menghabiskan banyak waktu.

Para pemerkosa ini berkata bahwa mereka tidak akan mencari wanita
dengan payung atau object sejenis yang dapat digunakan dari jarak
tertentu ditangan wanita target mereka. Benda² kecil tidak dapat
digunakan sebagai alat penangkis karena kamu harus berada sangat
dekat dengan penyerang untuk menggunakan senjata tersebut. Maka idenya
disini adalah untuk meyakinkan para pemerkosa ini bahwa kamu tidak
layak sebagai target mereka.

Berikut terdapat beberapa mekanisme pertahanan yang dapat digunakan:
Jika seseorang mengikutimu dari belakang di sebuah jalanan atau pada
halaman garasi atau mengikuti kamu ke lift atau tangga, tataplah wajah
mereka dan tanyakan sebuah pertanyaan seperti jam berapa saat ini
atau saya tidak percaya hari ini dingin sekali diluar, cuaca kali ini
benar-benar buruk. Nah, sekarang kamu sudah melihat wajah mereka dan
dapat
mengindentifikasi mereka apabila bertatapan langsung. Oleh karena itu
kamu kehilangan daya tarik sebagai target. Jika seseorang datang
menghampirimu, tahan tanganmu didepanmu dan teriaklah BERHENTI atau
MUNDUR!

Kebanyakan pemerkosa yang diajak bicara mengatakan mereka akan
meninggalkan wanita tersebut sendirian jika mereka berteriak atau
menunjukkan bahwa mereka tidak takut untuk melawan. Lagipula, mereka
mencari target yang mudah. Jika kamu membawa alat penyemprot mata
(instruktur sangat menyarankan wanita membawa alat perlindungan ini
dan selalu membawanya kemanapun mereka pergi,) dan berteriak: Saya
memiliki alat semprot dan bersiaga untuk menggunakannya, itu akan
sangat menolong sebagai pencegah.

Jika seseorang menangkapmu, kamu tidak dapat melawan dengan tenaga,
tetapi kamu dapat mengakali mereka dengan cara berikut:
Setelah pukulan awal dilakukan, upayakan selalu mengincar
selangkangannya. Saya tahu dari pengalaman khusus, bahwa jika kamu
menyerang bagian vital pria akan membuat mereka sangat kesakitan.
Mungkin kamu akan berpikir bahwa kamu akan membuat mereka marah dan
membuat mereka ingin menyakiti kamu lebih, tetapi dari percakapan
yang dikatakan para pemerkosa ini kepada instruktur; mereka
mengatakan bahwa mereka mencari target yang tidak menyebabkan banyak
masalah. Mulailah membuat masalah dan mereka akan menginggalkanmu.
Ketika mereka meletakkan tangannya kepadamu, tangkap kedua jarinya
dan lipat jarinya kebelakang sejauh mungkin dan dengan tenaga yang
sekuat mungkin. Instruktur saya melakukan hal tersebut kepada saya
tanpa menggunakan banyak tenaga dan saya menyerah dan kedua ruas jari
saya berbunyi retak.

Tentu saja hal-hal lain yang pernah kita ketahui sebelumnya juga dapat
diterapkan disini. Selalu waspada terhadap situasi sekitarmu,
berbarenglah dengan seseorang jika kamu bisa dan jika kamu melihat
hal-hal yang aneh, jangan menyepelekannya. Gunakan nalurimu. Kamu
mungkin saja merasa bodoh saat itu, tetapi itu akan lebih baik dari
pada seandainya kejadian buruk itu sungguh terjadi.
Read More- pemerkosa

paku doank

Adalah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah.
Ayahnya memberikan sekantong paku dan
mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku
di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah memakukan 37 paku ke pagar.
Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang.
Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya
daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari di mana anak tersebut sama sekali tidak
kehilangan kesabarannya.
Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya yang kemudian
mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk
setiap hari di mana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki ini akhirnya
memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut.

Sang ayah menuntun anaknya ke pagar.
Kau telah berhasil dengan baik, anakku,
tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini.

Pagar ini tidak pernah bisa SAMA SEPERTI SEBELUMNYA.

Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan,
kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini.

Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang lalu mencabut pisau itu,
tetapi tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka itu tetap
ada.
Read More- paku doank

happy

"Terkuncup bahagia untuk seorang teman yang telah
mengajarkan saya arti sebuah kebahagiaan. Terima kasih
Tuhan telah mempertemukan saya dengannya."

Kebahagiaan Ada di Hati

Dulu sewaktu saya masih kecil, saya senang sekali
mendengarkan cerita ataupun dongeng-dongeng yang
diceritakan oleh guru maupun orang-orang yang lebih tua
dari saya. Salah satunya yang saya ingat adalah, cerita
tentang seseorang yang mencari kemana-mana sebuah
kebahagiaan.

Dalam salah satu cerita tersebut dikisahkan, ada seorang
sufi yang sedang mencari siapa orang yang paling berbahagia
didunia ini. Suatu waktu, sang sufi bertemu dengan
seseorang yang ia jumpai di pasar. Dari penampilan &
pakaiannya yang terlihat rapi & mentereng, sang sufi
menduga tentunya ia termasuk orang yang berbahagia. Lalu
sang sufi pun bertanya pada orang tersebut apakah dia
berbahagia. Dan orang tersebut pun menjawab, bagaimana dia
dapat berbahagia kalau setiap hari dia masih pusing
memikirkan harus makan apa hari itu dan dengan uang yang
dia miliki apa yng dapat ia beli untuk memenuhi
kebutuhannya hari itu. Lalu sang sufi pun bertanya kembali
padanya, Siapakah yang dianggap berbahagia oleh orang
tersebut, dan orang tersebut menjawab, "Tentulah si
pedagang karena ia tidak perlu memikirkan harus makan apa
hari itu, toch dia sudah berdagang & memiliki apa yang
dibutuhkan oleh orang tesebut setiap harinya. Selain itu
setiap hari si pedagang juga memiliki pembeli yang cukup
banyak yang tentunya banyak juga keuntungan yang dia
peroleh."

Kemudian sang sufi pun berjalan mendekati si pedagang &
menanyakan hal yang sama padanya. Sang pedagang menjawab,
bagaimana dia bisa berbahagia kalau setiap hari yang
difikirkannya hanya bagaimana caranya memajukan usahanya,
bagaimana mencari modal yang lebih besar, bagaimana caranya
membayar sewa toko atau bagaimana caranya melunasi
hutang-hutangnya pada sang pengusaha yang telah meminjamkan
modal padanya. Lalu sang sufi pun bertanya pada si
pedagang, siapakah yang dianggap berbahagia oleh si
pedagang, dan si pedagang pun menjawab "Tentulah sang
pengusaha karena ia memiliki harta yang berlimpah, ia
memiliki modal yang besar & bisa meminjamkan uang kepada
orang lain. Dia tidak perlu memikirkan bagaimana mencari
modal, bagaimana membayar sewa toko atau bagaimana melunasi
hutang-hutangnya karena harta yang dimilikinya memang
sangat banyak."

Sang Sufi pun kemudian keesokan harinya menemui sang
pengusaha dan kembali menanyakan hal yang sama seperti yang
dilakukannya pada orang dipasar yang dia temuai dan si
pedagang yaitu apakah dia berbahagia dengan hidupnya. Lalu
sang pengusaha pun menjawab, bagaiman mungkin dia dapat
bahagia kalau setiap hari hidupnya hanya dihabiskan untuk
mengurusi perdagangan. Urusan yang harus ditanganinya
sangat banyak, dari mulai urusan mengurus semua usahanya,
memperluas jaringan bisnisnya, sampai keurusan bagaimana ia
harus menyenangkan pejabat setempat agar usahanya dapat
terus berjalan. Setiap hari dia selalu sibuk dan sibuk
hingga kadang justru lupa mengurus dirinya sendiri &
keluarganya. Lalu sang sufi pun bertanya kemabali pada si
pengusaha tersebut, siapakah orang yang menurutnya bahagia.
Sang pengusaha pun menjawab, "Tentunya pastilah bapak
mentri karena dia terlihat hanya menangani sebuah urusan
tapi hartanya berlimpah. Hidupnya penuh dengan kesenangan,
tidak perlu memikirkan perniagaan, mempunyai anak buah yang
banyak dan semua pengusaha hormat padanya serta senantiasa
berusaha menyenangkan dan membuatnya bahagia. Pendek kata,
hidupnya penuh dengan kesenangan."

Begitulah seterusnya, Bapak mentri pun menunjuk pimpinannya
lebih bahagia dari dirinya dan pimpinannya menunjuk orang
lain yang menurutnya juga lebih berbahagia seakan-akan
tidak ada habisnya. Semuanya menunjuk orang lain lebih
bahagia dari dirinya. Dan semuanya kebanyakan hanyalah
diukur dengan sebuah kesuksesan semata & kelimpahan harta
bukan dengan sebuah ketenangan dan kedamaian jiwa.

Benar sekali, terkadang ketika kita menghadapi hanya sebuah
ujian kecil sekali pun lantas kitapun dapat langsung merasa
bahwa kitalah orang yang baling tidak berbahagia didunia
ini. Kita mulai menganggap bahwa orang lain lebih
berbahagia & lebih beruntung dibandingkan diri kita. Kita
lupa bahwa sebenarnya letak kebahagiaan itu justru terdapat
didalam diri kita. Didalam hati dan fikiran kita.
Seringkali kita mencari sebuah kebahagiaan ataupun `obat'
kesedihan diluar diri kita tanpa kita sadari bahwa dalam
diri kita ini, dalam hati kita, terkandung sebuah keagungan
dari Sang Pencipta yang dapat membuat diri kita bahagia.
Sebuah hati yang bersih dan hati yang sentiasa bersyukur
atas karunia yang diberikan Tuhan padanya. Seperti
perkataan Mahatma Gandhi, "Yang bisa menyakiti dan membuat
diri kita tidak bahagia adalah diri kita sendiri, hanyalah
hati kita sendiri".

Jadi, semuanya ada didalam diri, didalam hati kita. Begitu
pula kebahagiaan yang hanya ada dihati, yang hanya bisa
dibagi pada hati yang terbuka & hati yang senantiasa
bersyukur, pada orang-orang yang mau membuka hatinya akan
kebesaran Tuhan. Ingatlah selalu karunia dan keberkahan
yang dikaruniakan pada kita setiap hari. Janganlah mengukur
kebahagiaan hanya dengan kelimpahan materi ataupun
kesuksesan semata tapi pertimbangkanlah juga sebuah
ketenangan & kedamaian jiwa. Berbahagialah & tersenyumlah
untuk semua yang kita miliki tersebut.

Selamat berbahagia dengan semua yang kita miliki.
Salam Kebahagiaan.
Read More- happy

hmmm???

Baik buruknya masyarakat tidak terlepas dari komponen
individu-individu yang berada di dalamnya. Terciptanya
sebuah perdamaian, kemesraan dan kasih sayang dalam
masyarakat bukanlah sebuah mimpi yang tidak akan
menjadi kenyataan. Layaknya membuat sebuah bangunan,
kita membutuhkan batu bata yang kuat, kokoh dan
tersusun rapi. Dalam masyarakat, individu adalah batu
bata.



Alangkah bahagianya jika kita bisa menjadi bagian dari
batu bata itu. Setelah menjadi bangunan, batu bata
memiliki kontribusi memberikan kehangatan kepada
penghuninya di musim hujan, melindungi penghuninya
dari kepanasan, tempat beristirahat, bengkel
kreatifitas dan manfaat lainya. Walaupun penghuni
tidak pernah melihat batu bata, karena tersembunyi
dalam balutan semen, tetapi batu bata memberikan
manfat yang luar biasa.



Hanyalah batu bata yang baik yang bisa mengokohkan.
Memperbaiki diri terlebih dahulu adalah sebuah
keharusan jika kita ingin memperbaiki masyarakat.
Menurut ustad Abbas As-Siisiy yaitu dengan menjadi
pribadi muslim yang memiliki karakteristik Islami yang
menonjolkan akhlakulkarimah.



Senyum tulus kepada alam, menyapa lembut angin,
membahagiakan saudara, menjadi solusi setiap masalah,
sumber ilmu, perantara cahaya, tidak ada salahnya kita
miliki. Individu-individu akan kokoh, damai dan tenang
jika kita mampu memberikan kebahagiaan, ketenangan,
kasih sayang yang tulus tanpa pura-pura, prasangka dan
pamrih. Untuk menciptakan itu semua, tentu pribadi
kita terlebih dahulu yang lebih utama untuk
diperbaiki.



Tidaklah sulit mewujudkan pribadi tersebut. Selain
telah dicontohkan Rasulullah, kita memiliki bekal
fitrah yang suci. Kita bisa berguru pada hati nurani,
dan siroh nabawi. Tinta Allah tidak akan lupa mencatat
setiap amal kebaikan, Allahpun tidak akan luput
mengores amal buruk yang kita lakukan.



Setiap kita bebas memilih. Pribadi mana yang kita
kehendaki. Kelak kita akan membayar mahal pilihan itu.
Jangan pertaruhkan kehidupan ini dengan sikap buruk,
dendam, iri hati, benci. Tidak ada kemulian di balik
itu semua.



Hiasilah buku kehidupan kita di dunia ini dengan
riwayat amal kebaikan, ibadah khusuk, kemenangan
melawan nafsu, prestasi menjulang tinggi. Jadilah
seperti mentari bening pagi, menghangatkan,
menerangkan dan menggairahkan kehidupan. Atau menjadi
keheningan malam, menuntun sujud, munajat dan tafakur
manusia.
Read More- hmmm???

jiwa

Jiwaku berkata padaku dan menasehatiku agar mencintai semua orang yang membenciku, berteman dengan mereka yang memfitnahku, bersabar thd orang yang menceritakan kesalahanku/aibku ke orang lain bukannya langsung menasehatiku.

Jiwaku berkata padaku dan mengungkapkan kepadaku bahwa cinta sejati itu tidak harus memiliki, cinta itu tidak hanya menghargai orang yang mencintai, tetapi juga orang yang dicintai.

Sejak itu bagiku cinta ibarat jaring laba-laba diantara dua bunga, dekat satu sama lain; menjadi lingkaran cahaya tanpa awal dan tanpa akhir, melingkari apa yang telah lahir dan memupuk selamanya untuk merengkuh yang akan hadir.

Jiwaku menasehatiku dan mengajariku agar melihat kecantikan yang ada dibalik bentuk dan warna.

Jiwaku memintaku untuk menatap semua yang buruk dengan tabah sampai nampaklah keelokannya.

Jiwaku menasehatiku dan menegurku agar menghargai waktu dengan mengatakan "ada hari kemarin dan ada hari esok".

Demi masa sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Dan saling nasehat menasehati dalam kebenaran Dan nasehat menasehati dalam kesabaran.

Jiwaku menasehatiku dan memintaku Agar tidak merasa mulia karena pujian Dan agar tidak disusahkan oleh ketakutan karena cacian. Sampai hari ini aku ragu akan harga pekerjaanku;

Tapi sekarang aku belajar:
Bahwa pohon berbunga di musim semi, dan berbuah di musim panas dan menggugurkan daun-daunnya di musim gugur untuk menjadi benar-benar telanjang di musim dingin? Tanpa merasa mulia dan tanpa ketakutan atau malu.

Jiwaku menasehatiku dan meyakinkanku Bahwa aku tak lebih tinggi ketimbang cebol ataupun tak lebih rendah dari Raksasa.

Sebelumnya aku melihat manusia ada dua:
Satu: Seorang yang lemah yang kucaci dan kukasihani
Dua : Seorang yang buta yang kuikuti, maupun yang kulawan dengan pemberontakan.

Tapi sekarang aku tahu bahwa aku bahkan dibentuk oleh tanah yang sama dari mana semua manusia diciptakan.

Jiwaku menasehatiku dan mengingatkanku:
Bahwa aku adalah debu dimata Allah
Bahwa aku adalah lemah dimataNYA
Bahwa aku miskin dibanding kerajaan NYA
Tiada aku boleh merasa besar kecuali oleh NYA
Kesombongan itu hanya milikNYA
Dan semua yang berlangsung adalah iradatNYA
Tapi pernahkan kita pernah sungguh-sungguh memikirkannya?

Fitnah yang terjadi mana-mana bagai ular-ular tukang sihir Fir'aun menyebar di kota dan didesa-desa? Tercerai kita olehnya Tanpa kita sadar, Tanpa kita kuasa Terbius kita oleh retorika tanpa makna mengkotak kita dalam kebodohan yang terencana

Jiwaku menasehatiku, Saudaraku, dan menerangiku.
Dan seringkali jiwamu menasehati dan menerangimu.
Karena engkau sama seperti diriku, dan tiada beda diantara kita
Kujaga apa yang kukatakan dalam diriku ini dalam kata-kata yang kudengar dalam heningku.

Dan engkau sahabatku jagalah apa yang ada dalam dirimu, dan engkau adalah penjaga yang sama baiknya seperti banyak kukatakan ini.

Wahai sahabatku semoga sisa hidupmu menjadi hidup yang penuh arti dan bermanfaat? dan pintu hatimu terbuka untuk menerima cahayaNYA.

Read More- jiwa

hadiah ibu

HADIAH CINTA SEORANG IBU

"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh
kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut
yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan
nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar
jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi
seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak
aneh dan buruk.

Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di
pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan
kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak
laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun
disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik
dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,
"Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam
hati ibu merasa kasihan dengannya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa
mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang
telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan
telinganya," kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari
siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.

Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak
lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan
telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan
operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata sang ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat
musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak
penghargaan dari sekolahnya.

Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia
menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia
mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku
sama sekali belum membalas kebaikannya." Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau
takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."
Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum
saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga
suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah
dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja
meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu
yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah.... bahwa sang ibu
tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa
memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa
ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam
hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun
pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa
yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun
tidak diketahui
Read More- hadiah ibu

ujian

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang hanya ingin bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintainya, menyebutnya takdir.

Allah mengetahui yang terbaik, akan memberi ujian untuk menguji kita,
Kadang cinta melukai hati, supaya hikmahnya bisa tertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya,
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya
bahwa Ia mengambil sesuatu, Ia akan memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu ?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa,
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono,
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan,ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius

Perlu kau ketahui bahwa :
Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
kota Roma tidak dibangun dalam waktu sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam kehidupan memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal ?
iman, keberanian, pengharapan.

Penantian menjanjikan satu hal yang tak dapat dibayangkan oleh seorang pun.
Pada akhirnya, Allah dengan segala hikmahnya, Meminta kita menunggu karena alasan yang penting !
Read More- ujian

kkasih

Kekasih standard selalu ingat senyum di wajahmu

Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih

Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang
enak-enak

Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang
kamu suka

Kekasih standard setiap detik selalu menunggu
telpon dari kamu

Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin
menelponmu

Kekasih standart selalu mendoakan mu kebahagiaan

Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia

Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk
kamu

Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu
dia tidur

Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang
kamu baru telpon?

Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas
kesulitanmu

Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan
kesulitanmu

Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu
selalu membuatnya sedih?

Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri
mengapa membuat kamu
sedih?

Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan

Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan

Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia
korbankan untukmu

Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu
korbankan untuknya

Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran
adalah akhir dari segalanya

Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah
bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati

Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya
menemaninya selamanya

Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa
disampingmu menemanimu

Read More- kkasih
Powered By Blogger